Senin, 29 November 2010

TENGGELAMNYA KAPAL ONRUST DAN EPISODE PERANG BANJAR DI BARITO

Mungkin seperti inilah gambaran sesungguhnya dari kapal perang 'Onrust' milik Angkatan Laut Hindia Belanda yang ditenggelamkan oleh pejuang-pejuang suku Dayak dan Banjar di pedalaman Tanah Dusun pada tahun 1859 Bulan Desember 1859 merupakan saat paling bersejarah bagi penduduk di pedalaman Barito, terutama sekitar daerah-daerah Sungai Teweh, yaitu Lontotour. Karena pada bulan Desember itulah sebuah kapal perang milik pemerintah jajahan Hindia Belanda yang sedang dalam pelayaran / ekspedisi untuk menangkap salah seorang pencetus Perang Banjar -Pangeran Antasari- dan diawaki oleh kurang lebih 90 orang anak buah kapal plus tentara marinir Hindia Belanda, termasuk juga didalamnya van der Velde si komandan kapal perang bersama perwira-perwira...

Minggu, 28 November 2010

KERAJAAN BANJAR DALAM DIMENSI SEJARAH

Peta Pulau Kalimantan tahun 1728 Masehi (dimana Kerajaan Banjarmasin berada) di tengah-tengah Kepulauan Nusantara. Sumber photo: The Ottoman Publisher - Ibrahim Muteferrika, dalam Lost Islamic History. .................................................." Putusan Banjar prapta seba mring Mataram ",  " Utusan-utusan Banjar mengadakan kunjungan kehormatan pada Mataram ". (Babad Sangkala, tahun Saka 1564 atau tahun 1641/1642 Masehi).*) Hari Ahad tanggal 12 Desember 2010 atau bertepatan dengan tanggal 06 Muharram tahun 1432 Hijriyah merupakan hari bersejarah bagi kerabat Kerajaan Banjar(masin) maupun masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan dihadiri kurang lebih 23 Raja se-Nusantara ditambah utusan dari negara tetangga seperti Malaysia,...

Senin, 08 November 2010

SEJARAH ORANG-ORANG BANJAR DI PULAU LOMBOK DAN SUMBAWA

" Desa punika rinujak pirang, tahun prandane nora sirik, Sang Prabu Lombok hangutus, ngundang prajurit Banjar, sampun kondang roro prajurit kang kasub, haran Pelo Sutrabaya, saren lan wong Selakawis ".  (Kutipan dari Babad Lombok; Puh Pangkur, nomor 982) Saat pertama kali menginjak Pulau Lombok, kesan pertama yang muncul dan saya rasakan adalah pulau gersang dan panas menyengat. Begitu pun ketika memasuki kota-kota yang ada disana seperti Mataram, Ampenan, serta Cakranegara,  ada aroma dan bau kotoran kuda yang merasuk ke indra penciuman. Sungguh pun kemudian ciri khas sebagai daerah tujuan wisata unggulan setelah Pulau Bali, mulai terasa. Apalagi ketika memasuki kawasan Pantai Senggigi yang elok dan eksotis. Kesan sebagai daerah yang gersang pun berangsur-angsur menghilang...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes